Perjalanan Pesepakbola Andrea Pirlo Hingga Menjadi Model Ikon

Italia – Andrea Pirlo lahir di salah satu kota kecil di Brescia yang bernama Flero, Lombardi. Dia memulai karir sebagai pesepakbola profesional pada tahun 1992 bersama tim sepakbola kota kelahiranya Brescia pada tahun 1992 pada di tahun 1995 dia di promosikan masuk ke tim senior Brescia hingga tahun 1998 di berseragam Brescia.

Andrea Pirlo berfoto dengan Roberto Baggio di Brescia.

Pada tahun 1998 Pirlo di minati oleh manajemen Inter Milan, Namun dalam penampilannya tidak terbilang bagus bersama Inter Milan, Dia hanya tampil 38 kali di semua ajang kompetisi bahkan Pirlo sempat di pinjamkan ke Reggina dan Brescia oleh Inter Milan.

Pirlo di pinjamkan ke Reggina

Pada musim 1999 hingga 2000 Pirlo bermain untuk Regina, dimana setelah masa Peminjamanya selesai di Regigina, Pirlo tidak bergabung bersama tim Inter Milan tetapi dia langsung di pinjamkan kembali ke Brescia dengan Status pinjaman satu musim hingga 2001.

Inter Milan mengucapkan selamat ulang tahun untuk Andrea Pirlo

Walaupun tidak menjadi pilihan utama, tidak di sangka penampilan ya saat itu menarik perhatian rival sekota Inter Milan yaitu AC Milan. Setelah menyadari bahwa di Inter Milan tidak dapat menjadi pilihan dalam tim inti saat itu, Pirlo akhirnya memutuskan untuk bergabung bersama AC Milan.

Pirlo bersama AC Milan memenangi Piala Liga Champions

Pilihan Pirlo berpindah menjadi pemain AC Milan sangat lah tepat, Pirlo berhasil menunjukan penampilan terbaiknya pada masa 2001 hingga 2011 bersama AC Milan yang berkandang di San Siro, Juga menyumbangkan dua gelar Liga Champions UEFA (2003 dan 2007), dau Piala Super Eropa (2003 dan 2007), dua Titel Serie A (2004 dan 2011), satu Piala Dunia Antarklub FIFA(2007), dan Coppa Italia (2003).

Dalam 11 Musim itu, Pirlo menjadi gelandang yang di andalkan dengan Rossoneri -julukan AC Milan- Mencatatkan 400 penampilan di semua kompetisi mencetakan 41 gol dan 38 assist di semua kompetisi yang di jalani, Setelah 11 musim bersama dengan Milan, Pirlo memutuskan berlabuh bersama Juventus.

bersama Si Nyonya Tua memenangi Liga Seria A

Dengan status bebas transfer berpindah ke Si Nyonya Tua – Julukan Juventus- pada tahun 2011 hingga 2015, dengan penampilan sebanyak 164 pertandingan, Pirlo sukses menyumbangkan 19 gol dan 38 assist di semua kompetisi tidak hanya itu dia memberikan tiga tittle Seri A pada Musim 2012, 2013, dan 2014.

Saat bermain New York City FC

Setelah banyak bermain di tim Liga Italia, Pirlo akhirnya memutuskan pindah ke Major League Soccer (MLS). Pirlo memilih bergabung dengan New York City FC dari tahun 2015 hingga 2018 dengan penampilan 61 kali dan menyumbangnkan satu gol dan sembilan assist.

Pirlo memiliki kebun anggur

Ditahun 2018 Pirlo memutuskan untuk gantung sepatu untuk mengurusi usaha kebun anggurnya di Italia yang memproduksi sekitar 15.000 – 20.000 perbotol tiap tahunnya.

Menjuarai Piala Dunia bersama Gil Azzuri

Karirnya bersama Tim Nasional Italia Sukses menyumbangkan berbagai gelar bergengsi seperti Dua Piala Dunia (2006, 2010), Piala Konfederasi FIFA (2009 dan 2013), runner up di ajang Euro (2004, 2008, dan 2012) dan juga medali perunggu pada ajang Olimpiade tahun 2004 bersama Gli Azzuri.

Pirlo memulai karir dengan menjadi geladang menyerang yang beradapatasi menjadi gelandang tengah bertahan dan menjadi inspirator lapangan yang kreatif, dengan menyumbangkan banyaknya umpan umpan cemerlang yang berhasil menghasilkan gol bagi teman setim ya, ini menjadikan dia seorang playmaker saat dia membela AC Milan dengan kreativitas dan umpan bolanya.

Tidak  hanya umpan umpan cemerlang yang dia miliki, Pirlo juga memiliki tendangan bebas yang akurat, bersama tim nasional Italia dia sempat di berikan julukan I’architetto (“arsitek”), karena umpan panjangnya yang berhasil menjadi peluang gol, selama bersama fans Juventus dia di juluki sebagai Il Professore (“sang profeos”) dan Mozart.

Pirlo sempat menuliskan sebuat autobiografi pada tahun 2013 yang berjudul Penso Quindi Gioco (Saya pikir, karena itu saya bermain), Saat ini di umur 41, Andrea Pirlo menjadi Model dengan gaya ikon ya yang menarik yang seperti dikatakan sprezzatura Style.

Menjadi model majalah Four Four Two

Berikut Fakta menarik Andrea Pirlo :

1. Andrea Pirlo membawa Italia U-21 Juara Piala Eropa pada tahun 2000. Di babak final menghadapi Rep.Ceko, Pirlo mencetak dua gol kemenangan yang membawa Italia unggul 2-1. Gol Pirlo berasal dari tendangan penalti dan tendangan bebas.

2. Kekalahan di final Liga Champions 2005 dari Liverpool saat AC Milan sudah unggul 3-0 di babak pertama adalah momen terburuk dalam karier Pirlo. Pirlo bahkan sempat berpikir untuk gantung sepatu karena perasaan kecewa yang mendalam usai kekalahan tersebut.

3. Andrea Pirlo mengaku bisa melewati momen jelang final Piala Dunia 2006 dengan tenang. Ia bahkan mampu tidur siang dan bermain playstation beberapa jam jelang laga final berlangsung.

4. Saat Andrea Pirlo memutuskan bergabung ke Juventus, Gianluigi Buffon sangat gembira. “Saya berpikir bahwa ‘Tuhan memang ada’. Pemain dengan level dan kemampuan sepertinya, tanpa perlu menyebut bahwa datang dengan status bebas transfer, saya rasa ini adalah rekrutan terbaik abad ini,” ucap Buffon saat itu.

5. Andrea Pirlo melakukan tendangan panenka saat Italia bertemu Inggris di perempat final Piala Eropa 2012. Saat itu Italia sejatinya tengah tertekan, namun tendangan panenka Pirlo yang sukses akhirnya berhasil jadi titik balik dan membuat Italia memenangkan pertandingan.

6. Antonio Conte memutuskan untuk tidak memanggil Andrea Pirlo ke Piala Eropa 2016 karena Pirlo telah bermain di MLS yang jauh dari pantauan sang pelatih. Pirlo menanggapi keputusan itu dengan santai dan menyatakan bahwa ia tetap berharap Italia bisa sukses di Piala Eropa 2016 meski tanpa dirinya.

 

Support By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *