Kapten Watford Menolak Berlatih

Inggris – Dikabarkan Penyerang ( Kapten Tim ) Troy Deeney menolak kembali berlatih karena khawatir akan pandemin Corona Virus.

Atas kekhawatiran kesehatan terhadap pandemi Corona ini Penyerang sekaligus Kapten Watford ini tidak ingin menghadiri sesi latihan tim.

Sempat mengkriti rencana Premier League akan mamulai kompetisi, pada saat lock down saat ini di Inggris masi berjalan.

Walaupun saat ini pemerintah Inggris sudah mulai melonggarkan status Lockdown dan hal tersebut masi dalam terbatas dalam kepentingan tertentu.

“Kami akan kembali ke lapangan pekan ini. Saya sudah bilang, saya tidak akan berangkat,” ungkap Deeney dalam obrolan di acara Youtube bertajuk¬†Talk the Talk, seperti dilansir¬†Sportsmole.

“Dalam pertemuan itu saya menanyakan pertanyaan sangat simpel. Untuk orang kulit hitam, Asia, dan etnis campuran, mereka empat kali lebih berpeluang terinfeksi dan dua kali lebih memungkinkan menderita sakit berkepanjangan.”

“Apakah kemudian ada pemeriksaan tambahan? Kepedulian untuk melihat apakah ada yang punya masalah kesehatan? Saya merasa itu harus ditangani. Saya tak bisa potong rambut sampai pertengahan Juli, tapi saya bisa masuk kotak penalti dengan 19 orang dan mencoba menyundul bola?”

“Saya tak tahu bagaimana itu bisa terjadi. Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaannya, bukan karena mereka tidak ingin, tapi karena mereka tidak punya informasinya. Saya cuma bilang, kalau kalian tidak tahu informasinya, kenapa saya harus menempatkan diri dalam risiko?” imbuhnya.

Setelah di putuskan bahwa Liga Inggris akan mulai bergulir kembali dari pemerintahan Inggris.

Banyak tim Liga Inggris akan memulai kembali latihan untuk mempersiapkan berjalannya Liga Inggris.

Dikabarkan pada tanggal 12 Juni akan kembali berjalan Liga Inggris, Akan tetapi ini belum di setujui oleh pemerintahan Inggris semenjak fase Lockdown.

“Cuma butuh satu orang untuk terinfeksi. Saya tak mau membawa virus itu ke rumah, anak saya berusia lima bulan dan dia sudah punya masalah pernapasan. Saya tak mau pulang ke rumah dan menempatkannya dalam bahaya lebih besar,” sambung Deeney.

“Anda harus pulang dengan seragam kotor yang dipakai untuk latihan, kalau saya menaruhnya bersama baju anak atau istri saya, virus itu lebih memungkinkan untuk berada di dalam dan sekitar rumah.”

“Saya sudah kehilangan ayah, nenek, kakek saya, saya sudah kehilangan kurang lebih semua orang yang saya pedulikan. Jadi itu buat saya, lebih penting daripada beberapa keping uang di kantong belakang saya,” tandasnya.

Support By :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *